Fakta Tentang Danau Toba – Danau Toba populer bersama dengan keindahan alamnya yang memukau: air biru yang terhampar luas bak lautan, deretan perbukitan hijau, hingga Pulau Samosir di tengannya.
Di balik keindahannya itu, Danau Toba terhitung menyimpan fakta menarik yang jarang orang ketahui. Apa saja fakta menarik Danau Toba itu? Simak tujuh di antaranya selanjutnya ini!
Berbagai Fakta Danau Toba yang Jarang Diketahui
Berlokasi di ketinggian 904 mtr. di atas laut, Danau Toba tak hanya menawarkan keindahan, tapi terhitung fakta menarik yang sayang dilewatkan.
Mulai berasal dari awal mula hingga keberadaan pulau di tengahnya, mana yang telah anda ketahui?
1. Danau Terbesar

Fakta Danau Toba yang telah banyak diketahui orang adalah statusnya sebagai danau terbesar di Indonesia. Namun, tahukah anda bahwa danau ini tidak hanya menjadi yang terbesar di Indonesia, tapi terhitung Asia Tenggara dan dunia?
Memiliki luas 1.145 kilometer persegi bersama dengan panjang kurang lebih 100 km, lebar 30 km, dan kedalaman 505 meter, Danau Toba sebenarnya lebih mirip lautan. Karena itu, tidak heran kecuali Danau Toba berstatus sebagai danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.
Selain itu, danau satu ini terhitung dinobatkan sebagai danau kaldera terbesar di dunia, keliru satu yang terdalam di dunia, dan terdalam kedua di Indonesia sesudah Danau Matano di Sulawesi Tengah.
Saking luasnya, Danau Toba termasuk hingga delapan kabupaten di Provinsi Sumatera Utara: Kabupaten Karo, Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samosir, Pakpak Bharat, dan Dairi. Inilah yang sesudah itu dikenal bersama dengan Geopark Kaldera Toba.
2. Berawal berasal dari Letusan Gunung Toba
Melansir National Geographic, lokasi Danau Toba sekarang ini dulu merupakan daerah berdirinya sebuah supervolcano atau gunung berapi raksasa. Sekitar 74.000 tahun lalu, gunung selanjutnya erupsi besar hingga membentuk sebuah kaldera atau kawah vulkanik.
Seiring waktu, kawah tertutup bebatuan beku dan terisi air hingga membentuk sebuah danau yang dikenal sebagai Danau Toba. Sementara itu, gunung berapinya sendiri kini tersembunyi di bawah danau dan memiliki barangkali untuk meletus lagi, walau tidak di dalam kala dekat.
Berskala 8.0 VEI (Volcanic Explosivity Index), letusan bersama dengan ketinggian raih 50 km itu menjadi yang terkuat di dalam dua juta tahun terakhir. Dahsyatnya letusan mengakibatkan hampir semua daratan Sumatra tertimbun awan panas, yang meluncur hingga seluas 20.000 km persegi bersama dengan ketebalan rata-rata 100 mtr. dan 400 mtr. di lebih dari satu area.
Tidak tanggung-tanggung, supervolcano itu memuntahkan kurang lebih 2.800 km kubik abu bersama dengan ketinggian 50 km, yang naik perlahan ke lapisan atmosfer agar menghambat sinar matahari.
Akibatnya, Bumi pun mengalami perubahan iklim dikarenakan suhu global turun hingga 3-5 derajat Celsius. Ribuan nyawa melayang akibat momen hebat ini.
3. Terbentuk berasal dari Tiga Letusan Besar
Lebih tepatnya, Danau Toba terbentuk berasal dari tiga letusan. Letusan pertama berjalan kurang lebih 800.000 tahun lantas dan membentuk sisi selatan kaldera yang meliputi lokasi Parapat dan Porsea. Letusan kedua berjalan 500.000 tahun lantas dan membentuk sisi utara kaldera, yakni daerah pada Silalahi dan Haranggaol.
Sementara itu, letusan ketiga yang berjalan 74.000 sadar lantas membuahkan kaldera daerah Danau Toba sekarang berada, lengkap bersama dengan Pulau Samosir di tengahnya.
4. Punya Delapan Pulau
Keberadaan Pulau Samosir merupakan keliru satu fakta Danau Toba yang telah menjadi rahasia umum. Namun, sebenarnya Danau Toba tidak hanya memiliki Samosir, tapi terhitung pulau lainnya yang barangkali belum anda tahu.
Pulau Samosir adalah yang terbesar bersama dengan luas 630 kilometer persegi, sedikit lebih kecil berasal dari Singapura yang memiliki luas kurang lebih 721,5 km persegi. Selanjutnya ada Pulau Sibandang, pulau terluas kedua dan berpenghuni bersama dengan luas 850 hektare.
Sementara itu, sisanya adalah lebih dari satu pulau-pulau kecil yang lebih dari satu ditumbuhi pohon, dan lebih dari satu lain nampak layaknya gundukan tanah. Pulau-pulau selanjutnya meliputi Pulau Tao atau Malau, Simamora, Tulas, Tolping, Sirukkongon, dan Sitakke-takke.
Fakta Danau Toba satu ini sebenarnya terbilang unik, dikarenakan ini menunjukkan terdapatnya pulau di atas pulau. Pasalnya, kedelapan pulau itu berada di atas Pulau Sumatra.
5. Ada Danau di Atas Danau
Danau Toba yang tak kalah menakjubkan selanjutnya adalah keberadaan danau di atas Danau Toba, bukan hanya satu tapi empat danau. Danau-danau selanjutnya tepatnya berada di Pulau Samosir dan terdiri berasal dari Danau Sidihoni, Aek Natonang, Silengge, dan Sipalionggang.
6. Habitat Ikan Endemik
Fakta mengenai Danau Toba selanjutnya yang barangkali belum anda sadar adalah keberadaan ikan endemik di dalamnya. Dengan hamparan airnya yang melimpah, telah tentu Danau Toba menjadi rumah bagi banyak ragam type ikan, terhitung ikan mas, iblis merah, blue panchax, batak, rasbora tobana, selusur maninjau, pora-pora, mujair dan gabus.
Dari jenis-jenis ikan itu, dua di antaranya adalah ikan endemik yang keberadaannya mulai terancam punah. Kedua ikan ini adalah adalah ikan batak dan rasbora tobana, ikan yang hanya hidup di Danau Toba dan lebih dari satu anak sungai yang mengakses segera bersama dengan danau.
Ikan batak merupakan type ikan masheer yang masuk ke di dalam genus Neolissochilus dan memiliki nama Latin Neolissochilus thienemanni. Ikan yang dulunya menjadi santapan para raja ini kini mulai terancam dikarenakan lebih dari satu faktor.
Beberapa ancaman selanjutnya adalah penangkapan berlebihan, rusaknya habitat akibat hutan gundul, pencemaran air dikarenakan kegiatan pertanian, terdapatnya keramba apung, dan perkembangan yang lambat.
Sementara itu, ikan rasbora tobana terhitung ke di dalam genus rasbora, berukuran kecil, dan kerap menjadi pilihan untuk mengisi aquascape.
7. Kemunculan Pulau Samosir
Keberadaan Danau Toba sebenarnya telah satu paket bersama dengan Pulau Samosir. Karena itu, tidak lengkap kecuali membahas fakta-fakta Danau Toba tanpa mengikutsertakan Pulau Samosir.
Berada di ketinggian 1.000 mdpl, para pakar menyebut bahwa Pulau Samosir berasal berasal dari basic danau yang terangkat. Hal ini dibuktikan bersama dengan keberadaan fosil ganggang di beragam titik Pulau Samosir. Saat letusan dulu terjadi, danau mulai terbentuk. Kemudian, secara perlahan ganggang hijau terhitung mulai tumbuh di dasarnya.
Setelah terkuras hebat akibat letusan, dapur magma gunung yang ada di bawah kembali terisi. Perlahan-lahan, tekanan magma mendorong batuan yang menyumbatnya ke atas. Dengan kata lain, basic berasal dari kaldera terangkat akibat tekanan ke atas oleh magma, agar terbentuklah Pulau Samosir.
8. Legenda Putri Cantik
Legenda Danau Toba menceritakan asal-usul danau terbesar di Indonesia yang terbentuk akibat keingkaran terhadap sebuah janji.
Cerita rakyat ini berkisah mengenai seorang petani muda bernama Toba yang mendapatkan ikan mas yang berubah menjadi seorang putri cantik. Putri selanjutnya menyelamatkan Toba dan bersedia menjadi istrinya bersama dengan satu syarat: jangan membahas asal-usulnya.
Mereka memiliki seorang anak, Samosir, tapi kala Toba melanggar janji dan melabeli Samosir sebagai “anak ikan,” bencana pun terjadi. Sang putri dan Samosir menghilang, dan semburan air yang deras membentuk Danau Toba, kala Pulau Samosir keluar di tengahnya. Legenda ini mengajarkan mengenai pentingnya merawat janji dan akhlak baik, dan juga menyebutkan asal-usul danau dan pulau tersebut.
Legenda Danau Toba merupakan warisan budaya yang punya nilai di Sumatra Utara dan menjadi bagian berasal dari identitas danau dan pulau tersebut.
9. Memiliki Banyak Air Terjun Eksotis di Sekelilingnya
Selain keindahan danau itu sendiri, kurang lebih Danau Toba terkandung beragam air terjun eksotis yang terhitung menarik minat wisatawan.
Air Terjun Sipiso-piso adalah keliru satu air terjun tertinggi di Indonesia, bersama dengan ketinggian kurang lebih 120 meter. Air terjun ini terletak di kurang lebih lokasi Kabupaten Karo dan menjadi obyek populer bagi penggemar alam. Selain itu, terkandung terhitung Air Terjun Sipoholon dan Air Terjun Sigura-gura yang menaikkan pesona alam di kurang lebih Danau Toba.
10. Masuk ke Dalam Destinasi Super Prioritas
Sebagai keliru satu obyek wisata unggulan di Indonesia, Danau Toba terhitung di dalam program pemerintah Indonesia yang disebut “Destinasi Super Prioritas” untuk mengembangkan pariwisata.
DSP memiliki tujuan untuk menaikkan infrastruktur, aksesibilitas, dan promosi wisata di beragam daerah prioritas, terhitung Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo masuk ke di dalam program ini. Dengan bantuan ini, diharapkan Danau Toba bakal tetap berkembang sebagai obyek wisata yang menarik bagi wisatawan domestik dan internasional.